Archive for the 'Business' Category

13
Aug
08

Romusha divisi IT

Hari ini deadline USTEK dalam agenda kerja saya. Stamina tubuh saya sudah kurang dari separuh kondisi normal null. Sebentar lagi mungkin saya dan rekan2 sudah harus memberikan sedikit keuntungan kepada pemilik toko obat flu. Sudah 2 personil yang jatuh sakit hari ini. Hari ini hari ke-4 saya pulang dari kantor setelah ayam jantan pertama berteriak membangunkan muadzin shubuh. Tidak sempat tidur, tidak sempat membersihkan kamar, tidak sempat mencuci tumpukan pakaian kotor null. Ahh…kondisi ini masih saja berulang seperti ini setiap kali perusahaan mengejar proyek. Tidak ada solusi dari pihak perusahaan untuk mengatasi kondisi ini sejak dahulu hingga detik ini. Berpikir positif, mungkin saja perusahaan  juga sedang dalam kondisi yang memprihatinkan sehingga bagi semua karyawan dimohon untuk mengerti..null

Banyak teman-teman di luar perusahaan melihat kondisi kami dengan pandangan iri, “Wah enak donk banyak lemburannya..”…nullkalimat yang paling sering menyapa kami saat kami pulang dari kantor ataupun saat kami kebetulan terlihat oleh mereka saat kami sedang keluar dari kantor sekedar membeli rokok. Iya sih, memang banyak lemburan. Banyak banget malah…tapi yang jadi masalah lemburan itu ada kompensasinya atau tidak? Nah itu yang tidak mereka ketahui null… Tetapi yang membuat saya bersyukur, saya jadi tahu kondisi di luar perusahaan ini bahwa sebenarnya lembur itu harus dibayar hahaha…nullnull

Sebelumnya saya merasa baik-baik saja bekerja seperti ini, dengan harapan akan ada perubahan apabila perusahaan ini ‘beranjak dewasa’. Akan tetapi ternyata harapan saya ternyata harus saya tertawakan sendiri. Ibarat anak kecil yang baru beranjak dewasa, tentu akan melalui masa ABG yang identik dengan kenakalan remaja, baik itu kenakalan yang wajar maupun kenakalan yang bisa dikatakan fatal. Saya masih belum memperoleh informasi yang cukup apakah romusha divisi IT seperti yang kami alami ini adalah kenakalan yang wajar ataukah kenakalan yang fatal dari sebuah perusahaan..null..tapi ya sudahlah null, tentunya sejalan dengan waktu banyak hal yang bisa terjadi.

Hal terindah yang bisa romusha divisi IT ini lakukan adalah memberikan yang terbaik dari kemampuannya dan persiapkan diri untuk mengamalkan ilmu yang diperoleh dari “pendidikan” di perusahaan ini..null

Advertisements
11
Aug
08

USTEK lagi..USTEK lagi….Jenuh!

Finally…Ustek kembali menyapa saya beberapa hari ini null. Lembur lagi, Lembur lagi. Tapi ya inilah pekerjaan, apalagi di dunia saya yang selalu berhubungan dengan proyek-proyek teknis…null..tidak peduli lagi dengan kepentingan pribadi, yang ada hanya kepentingan perusahaan dan bagaimana harus bisa mendapatkan proyek. Kalau perlu lindas aja semua perusahaan saingan dan berbagai penghalang null..benar2 kapitalis.

Hari-hari belakangan ini saya merasa begitu jenuh dengan pekerjaan di kantor. Bukan karena saya malas dengan pekerjaan menumpuk, akan tetapi lebih karena berbagai intrik di perusahaan yang membuat saya muak null. Sudah lama saya tidak berkutat lagi dengan berbagai urusan teknis secara langsung. Tidak ada lagi coding yang saya kerjakan. Tidak ada lagi perdebatan teknis diantara saya rekan-rekan kerja yang selalu membuat saya semangat bekerja, dan yang selalu membuat otak saya serasa ada gunanya null.

Sampai dengan saya menulis blog ini, saya masih belum bisa mengatasi kejenuhan ini..null

19
Jun
08

Oracle Development Day 2008 Jakarta : an audience sight

At the first time I step my feet on the Intercontinental Midplaza Hotel Jakarta floor, I just honored become one of hundreds programmers, database specialists, and many other IT professionals. The event was held to introduce Oracle 11g, the newest Oracle product. All audience in the event come from several company. But I knew they are, of course, the best IT staff in the company delegating them. I felt so bad and poor in IT knowledge when I was listening their question about Oracle database/application and other concepts relate with database. Mr Blair, The Oracle Senior Marketing Manager as the first speaker at the event, sometimes gave his appreciation when an audience throws a smart question about Oracle. Shortly, the Oracle Development Day held at June 11th 2008 was very impressive for me. It’s an amazing event! Special thanks to Oracle Indonesia!

I just think about some Oracle products thrown publicly for free. It’s a brave strategy in marketing. They belief that they wouldn’t suffer a financial loss by throw the product for free. And I just realize it was a strategy to make some public dependence of their product. When public need more facilities or feature, of course they need to upgrade the product they used. Well..it’s time for Oracle to give “some” price for their extended features or even for the whole products. Wow…it’s an amazing marketing strategy.

For Indonesian business players, especially in IT and more especially in my company 😛 , it won’t become a managerial consideration. Well..perhaps they had better strategy by raising the products price up as well as they can…who knows..haha.. 😀 . But in fact, we never maneuvering a great marketing yet. Actually we just run old marketing theories. So, I think we will lose if we don’t have a marketing strategy as great as the strategy implemented by Oracle.

15
May
08

Lagi-lagi keluhan…

Fiuhhhh…akhirnya selesai sudah tanggungan Proposal Teknis yang harus saya selesaikan untuk kepentingan tender perusahaan. Ini hari ke-5 saya tidur hanya 3 jam sehari. Mata sudah berat, badan sudah lemes, tapi impian menuju kesuksesan masih saja berwujud impian. Namun memang sudah seharusnya untuk mewujudkan suatu impian perlu pengorbanan yang mungkin bisa dikatakan ‘tidak terhingga’.

“Belajarlah sejak kamu masih dalam buaian hingga kamu masuk ke liang lahat” begitu sabda junjungan mulia yang selalu jadi panutan saya. Bukankah berbagai pengorbanan, tempaan dan gemblengan dalam kehidupan adalah suatu pembelajaran bagi kita bahwa untuk dapat memperbaiki kehidupan menjadi lebih baik tidaklah mudah dan perlu melalui berbagai rintangan dan cobaan. Saya masih dalam kondisi belum benar-benar fit saat ini, setelah menyelesaikan tugas yang menurutku cukup menguras tenaga dan pikiran. Bagaimana tidak? Kemampuan saya sebenarnya hanya di bagian teknis. Akan tetapi berbagai urusan administrasi, birokrasi sampai dengan menyelesaikan berbagai dokumen seperti pajak (SPT, NPWP) dan lain-lain, harus saya selesaikan pula. Walhasil, saat menulis blog ini pun jari-jari saya bekerja dengan kondisi mata yang berat seperti digantungi barbel 5 kg hehe 😛 .

Atasan saya masih juga dalam sifat yang belum berubah. Berbagai tugas yang tidak pada orang yang tepat masih juga dilimpahkan kepada kami. Panca inderanya pun masih juga tidak bisa peka terhadap masukan-masukan membangun yang berasal dari ‘bawah’. Segala lagu mars dan instruksi-instruksi yang tidak masuk akal masih juga mengguyur kepala dan tubuh saya. Dan saya…. saya masih saja duduk di sini hanya bisa menulis blog ini untuk menyampaikan berbagai uneg-uneg saya yang terlempar dari sekat pelindung panca inderanya .. 😛

24
Apr
08

Kemanusiaan dalam bisnis

Malam ini adalah puncak ketidakmengertian saya tentang makna bisnis terhadap kemanusiaan. Saya masih belum mengerti mengapa bisnis selalu menjadi pembenaran segala bentuk pelanggaran hak asasi manusia. Dua hari yang lalu seorang rekan kerja di perusahaan IT tempat saya bekerja, masuk rumah sakit dan terpaksa harus Operasi usus buntu, beberapa hari yang lalu saya dan seorang rekan yang lain juga “terpaksa” jatuh sakit meskipun (alhamdulillah) “masih” dalam taraf flu biasa. Apakah hal seperti ini memang suatu hal yang lumrah bagi seorang pekerja IT?

Kami pernah mencoba mengajukan permohonan kepada atasan kami untuk mengambil karyawan lagi ataupun solusi lain agar dapat sedikit menurunkan tensi dan ritme kerja yang bagi kami sudah overload ini. Namun jawaban yang kami terima justru membuat kami menyesal telah membuang-buang tenaga dengan menyampaikan saran yang menurut kami dapat memperbaiki kinerja perusahaan. “Orang berbisnis ya gini ini”,”Ya begini ini orang bekerja, ga bisa santai-santai saja” adalah kalimat yang paling sering kami dapatkan apabila kami meminta solusi atas load pekerjaan yang telah melampaui batas. Ketika kami minta agar dapat beristirahat hari sabtu atau minggu sekedar untuk meluruskan punggung, “Kamu enak2an aja, aku malah 1 minggu ga tidur sama sekali gara2 nglembur di rumah” adalah jawaban yang sudah menjadi lagu mars di kantor. Nglembur di rumah? Cecak pun tidak bisa jadi saksi apakah dia benar-benar lembur di rumah…hehehe. Begitulah keadaan kami yang dipimpin oleh seorang wanita berumur 26 tahun yang sejak kecil tidak pernah tahu dinginnya kehujanan, perihnya kepanasan, ataupun menangis karena uang jajannya kurang…:-)

Yang menjadi puncaknya, sehingga memicu saya memposting blog ini, saat rekan kerja saya sakit, muntah-muntah dan kemudian masuk rumah sakit, kami melaporkan hal ini kepada atasan kami dengan harapan ada solusi untuk itu. Namun jawabannya di luar dugaan, “Berarti dia belum siap kerja, belikan saja amoxilin” kalimat yang sangat tidak menyenangkan di telinga saya. Saya masih tidak habis pikir :

  1. Apakah karena kami hanya seorang karyawan IT biasa dengan penghasilan yang hanya setara dengan penghasilan seorang sopir bajaj (mohon maaf buat para sopir bajaj atas pembandingan ini), kami tidak layak dianggap manusia dengan hak asasi?
  2. Apakah karena beliau, wanita berumur 26 tahun yang belum pernah jadi karyawan kecil itu, adalah lulusan S2 di luar negeri maka kemampuannya selalu melebihi kemampuan kami karyawan kecil yang hanya mampu membuat web portal dan software sekelas “who want’s to be millionare” tanpa bonus proyek ini?
  3. Apakah usus buntu berstempelkan loyalitas milik rekan saya yang telah dipotong hanya dihargai dengan sedosis amoxilin dan kalimat “Dia belum siap kerja”?

Di luar itu semua saya pribadi masih bangga dan mampu menghargai diri dan kemampuan saya dengan bergumam, “kami adalah pejuang hidup meskipun kami tidak dimanusiakan. Semoga hidup kami lebih berarti di kemudian hari”.

26
Dec
07

Non-job..salah marketing?

Wuaah,..nguantuk. Kondisi non-job gini emang ngeBTin. Padahal semua tips ‘n trik buat masarin produk udah kutempuh, tp msh juga banyak proyek yang luput. Apa yg salah dg metode marketingku ya?




Yahoo Messenger: adioncyber


Twitter

Error: Twitter did not respond. Please wait a few minutes and refresh this page.

Kategori

April 2019
M T W T F S S
« Sep    
1234567
891011121314
15161718192021
22232425262728
2930  

RSS Post Terbaru

  • An error has occurred; the feed is probably down. Try again later.

Maps

RSS IPTEK

  • An error has occurred; the feed is probably down. Try again later.

Pages

Advertisements