12
Apr
08

Roy Suryo tidak konsisten

Diskusi terbuka antara Roy Suryo dan para blogger dengan topik “Membuat Blogger Positif untuk Indonesia” di Universitas Budi Luhur tanggal 11 April kemarin sangat membangun wawasan berpikir kita semua. Hadirnya para intelektual non-IT yang memandang IT dari disiplin ilmunya justru menjadi “pembuka mata” kita dalam menyikapi permasalahan. Saya sangat menghargai keberanian Roy Suryo untuk hadir dalam acara tersebut. Ada beberapa hal yang menarik bagi saya untuk lebih diperhatikan dalam acara tersebut adalah :

  1. Roy Suryo menegaskan bahwa media telah salah mengutip pernyataannya tetapi beliau tidak merasa perlu untuk mengklarifikasi apa yang telah dikutip (melemparkan kesalahan)
  2. Roy Suryo tidak bersedia membuat blog pribadi dengan alasan semua orang punya pilihan dalam cara berkomunikasi
  3. Roy Suryo tidak mau menarik istilah “blogger negatif” yang telah dilontarkannya tetapi tidak mau memberi contoh seperti apa “blogger positif” dengan menolak menjadi seorang “blogger positif”.
  4. Roy Suryo tidak bersedia membeberkan teknik yang sering dipakai dalam memecahkan masalah IT padahal beliau selalu berteriak-teriak “mari kita bersama-sama mencerdaskan bangsa”

OK, mari kita sama-sama meninjau penilaian saya mengenai ini:

  • Roy Suryo menyalahkan wartawan yang salah mengutip pernyataannya, tetapi mengapa beliau tidak menjadi blogger saja yang bisa menuliskan pernyataannya sendiri kapan saja tanpa perlu khawatir terjadi kasus salah kutip? Saya berasumsi wartawan sedang dijadikan tameng untuk lari dari tanggung jawab moralnya sebagai “pakar” IT
  • Roy Suryo beranggapan bahwa wartawan sangat rawan akan kesalahan pengutipan, akan tetapi beliau tetap lebih memilih media massa sebagai pilihannya untuk berkomunikasi, padahal kalau menggunakan blog hal itu tidak akan terjadi. Apakah ini memang disengaja agar terjadi salah kutip?
  • Roy Suryo tidak mau mencabut istilah “blogger negatif” tetapi tidak mau mencontohkan menjadi “blogger positif”. Orang bodoh pun pasti tahu logika ini, beliau secara implisit tetap menilai semua blogger adalah negatif :-).
  • Roy Suryo tidak mau membeberkan teknik yang digunakan untuk memecahkan masalah, karena sebenarnya dia tidak mau “mencerdaskan bangsa”. Kalau bangsa Indonesia banyak yang pintar, beliau akan kesulitan menjadi “pakar” IT. Asumsi lain, beliau sendiri sebenarnya tahu bahwa teknik yang digunakannya tidak bisa dijadikan pedoman untuk membuat sebuah kesimpulan ekstrim yang biasa dilakukannya, akan tetapi tendensi politiknya membuat beliau terpaksa harus menunjukkan dirinya sebagai seorang “pakar” dalam bidang IT dan fotografi.

Penilaian saya ini berdasarkan logika umum saja, agar bisa jadi bahan renungan bagi teman-teman dan Mas Roy Suryo sendiri untuk membenahi diri.


1 Response to “Roy Suryo tidak konsisten”


  1. 1 ndi
    14 April 2008 at 17:45

    haha.. Video Streaminge kurang jelas pak boz..


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s


Yahoo Messenger: adioncyber


Twitter

Kategori

April 2008
M T W T F S S
 123456
78910111213
14151617181920
21222324252627
282930  

RSS Post Terbaru

  • An error has occurred; the feed is probably down. Try again later.

Maps

RSS IPTEK

  • An error has occurred; the feed is probably down. Try again later.

Pages


%d bloggers like this: