Tanggal 15 Aug 2008 kemarin, seorang rekan kerja resmi mengundurkan diri dari perusahaan
. Ini yang kesekian kalinya terjadi di sini. Tidak tanggung-tanggung, posisi yang ditinggalkan adalah Business Development. Suatu posisi yang merupakan ujung tombak pergerakan bisnis perusahaan. Selama ini pekerjaan dia jauh lebih kompleks, lebih under-pressure, lebih banyak menyita waktu pribadinya. Bahkan andai saja dalam 1 hari ada 28 jam sekalipun, dia tidak akan pernah memperoleh 4 jamnya untuk waktu istirahat. Apapun yang pernah saya keluhkan dalam blog ini tentang pekerjaan saya tidak ada apa-apanya dibandingkan dengan keluhannya andaikan dia mau mengeluh. Yang lebih parah, semua pekerjaan baik yang dilakukan dengan kegagalan maupun yang diselesaikan dengan sempurna sekalipun, yang diperolehnya hanyalah makian dan segala umpatan yang menjatuhkan harga diri
. Padahal tidak ada tugas yang tidak dilakukannya. Satu lagi yang menjadi catatan tersendiri, dia seorang wanita
.
Keadaan selalu serba salah dan tidak adanya apresiasi atas kerja kerasnya selama ini membuat dirinya merasa tidak dimanusiakan. Jangankan apresiasi secara materi, apresiasi dalam bentuk ucapan selamat saat dia memperoleh keberhasilan dalam pekerjaannya pun nihil..![]()
Bagi saya, inilah awal kejatuhan perusahaan. Mungkin ini pula saat saya harus mulai mempersiapkan ejection seat demi keselamatan pilot
….
Thanks for comments